Beberapa legenda ultra runner mengatakan bahwa kekuatan mental lebih penting daripada ketahanan fisik. Bagi saya kekuatan mental ini dapat dibangun melalui pelatihan dalam banyak cara yang sama seperti kekuatan, kecepatan atau daya tahan.
Beberapa aspek dari kekuatan mental adalah sebagai berikut:
- Ketahanan untuk menderita
- Berlatih dengan keras / giat
- Motivasi
- Sikap mental positif
- Menyelesaikan masalah
- Fokus pada jangka pendek
- Pacer / teman yang bisa diajak menderita bersama
- Menghitung mundur jarak perlombaan
- Memikirkan orang yang dicintai; Ada beberapa bukti bahwa menvisualisasikan gambar dari orang yang kita cintai dapat mengurangi tingkat persepsi nyeri. Rasanya tidak masuk akal, bahwa berpikir tentang orang-orang yang kita cintai yang paling dapat membantu kita menahan bentuk lain dari penderitaan
- Tetap santai rileks
- Berdoa untuk kekuatan dan penghiburan. Iman dan kepercayaan pada Tuhan dapat memberikan motivasi, kekuatan dan kenyamanan. Doa juga bisa memberikan bentuk disosiasi, serta memberikan inspirasi spiritual.
- Mantra adalah kata suara atau frase yang diulang untuk membawa "transformasi spiritual". Sebuah mantra dapat membantu memfokuskan pikiran pada sesuatu yang positif dan memberikan beberapa tingkat disosiasi.
- Know when to quit; tahu kapan harus berhenti bisa berarti stop atau DNF. Kadang-kadang kita perlu kekuatan mental untuk terus berjalan ketika kita memiliki keinginan besar untuk berhenti. Tapi ada juga saat di mana ketika kita membutuhkan kekuatan mental untuk berhenti ketika kita tidak ingin. Jika terus cenderung mengakibatkan kerusakan jangka panjang mungkin lebih baik untuk menerima kekalahan sehingga kita bisa memperbaikin pada hari atau kesempatan lainnya.
- Beristirahat
- Mengenali diri sendiri; saat berada pada masa sulit maka merupakan kesempatan baik untuk lebih mengenali diri sendiri, interospeksi, pengenalan diri sendiri merupakan sesuatu yang berharga dari sebuah kekuatan mental.
- Masa bodo, gas aja lanjut terus; Menerima bahwa kadang-kadang Kita hanya perlu lakukan saja sampai FINISH.
"When you're going through hell, keep going." -Winston Churchill-
catatan dari mas Dzaki Wardana